Pada suatu pagi…

Pagi itu dia berpakaian serba putih, selaras dengan warna kulitnya. Dalam hati bertanya apakah Tuhan memberiku Rembulan di pagi hari?

Tidak, bahkan berjuta bintang di langit Surya Kencana tidak dapat menyamai indahnya…..

Hanya 12 purnama, tapi tak mudah terlupa…….

Damai, teduh, sejuk, membuatku lebih menikmati hidup. Sedamai saat aku menghirup udara tipis berbalut kabut…

Kini sang Rembulan sudah kembali ke pangkuan malam. Walaupun jauh tetapi masih Rembulan di langit hatiku…

Sampai saat nanti aku menjemput sang Mentari. Dan akupun berharap sang Rembulan menjelma menjadi Mentari…

One Response to “Pada suatu pagi…”

  1. arwan Says:

    berharap tuk yang lain nih ye,
    tabahkan hatimu, kisanak, mungkin dia memang tidak pantas untukmu (eh salah, kebalik ding) hahahaha

Leave a Reply